Senin, 26 Agustus 2019

Part 4: Dicium Bidadari

Tiara menjinjitkan kaki, merangkul Arka yang berbadan tinggi tegap, dan berusaha mencium Arka dan berhasil, Arka terdiam dan kaget dengan ulah Tiara yang tidak menyerah, Tiara terus beraksi walaupun Arka diam tidak merespon tapi juga tidak menolak, Tiara memundurkan badannya karena merasa kecewa Arka tidak bermain bersama megikuti lumatan, malah terpasang wajah sinis terus menatap ke arah Tiara.

"Tiara, aku mau tanya sama kamu?" Kata Arka tiba-tiba
" Kamu tahu gak, Kehidupan manusia purba yang berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain disebut apa?"
Tiara mengerut dahinya bingung, kenapa dalam situasi seperti ini Arka menayakan hal seperti itu, oh apakah Arka akan melakukan gombal seperti di TV yang sedang hits itu, berarti Tiara harus jawab Tidak Fikir Tiara.
"Gak tahu, emang disebut apa?"
"Hahaha... makannya kalau sekolah belajar yang benar, giliran cipok gua pinter banget hahaha." Ledek Arka dengan tatapan meremehkan, dan berkata kembali dengan mimik serius "Jangan lakukan itu kalau sama cowok yang lain, nanti kamu di manfaatin." Arka berkata lalu berbalik hendak pulang

Tangan Tiara menahan baju Arka, Arkapun terdorong kearah Tiara karena tarikan itu
"Tunggu Kak Arka" Rengek Tiara
"Apalagi sih?" Arka berbalik meghadap Tiara
"Aku kira kakak mau bicara gombal, makannya aku bilangnya 'gak tahu."
"Oh" Arka berbalik dan mau pergi lagi.
Sepasang tangan Tiara menahan lebih kencang dari yang pertama, Arka kembali terdorong ke Arah Tiara.
"Ada apa lagi?" Arka bertanya kedua kalinya
"Jawabannya Nomaden, aku tahu ko. Aku gak bodoh loh, nilai sejarahku 9, Geografi juga 9, Fisika 8."
Arka mengembungkan pipi,menahan tawa melihat ekspresi Tiara sungguh memelas, manja, menggemaskan, sambil pamer nilai dan berkata dalam hati, "Gua juga gak tahu jawabannya padahal hihihi, kan di sekolah gua rangking dua di belakang hahaha."
"Iya Tiara memang pintar!" Arka mengelus rambut Tiara tanpa sadar.
Arka langsung menjadi tegang setelah mengingat tekadnya untuk tidak pacaran dulu, dan fokus 
menjamin kehidupan keluarganya ke tingkat ekonomi yang lebih baik lagi, lagi pula tiara tidak akan bahagia kalau bersama dengan Arka yang sudah merosot, belangsak dan terlunta-lunta. Uang di saku aja sekarang cukup untuk bensin doang menuju ke Buah Batu karena Arka janji sama Rafael akan ikut jadi Pamirig ( kelompok musik tradisional ) gamelan dan mendapat bayaran dari sana.
Arka lalu pergi terburu-buru.
"Aku mau liburan dulu ke Buah Batu besok, bersenag-senag cari cewek cantik disana, kamu jangan mikirin aku terus, belajar aja, biar bisa jadi guru kaya Ayah kamu!"


Arka bergegas pergi dengan terburu-buru sambil menahan luka di dadanya, tidak bisa terus terang karena terlalu angkuh dan tidak ingin dipandang lemah oleh Tiara. Padahal selama hidupnya baru pertama kali mencintai wanita sedalam ini, selama ini Arka sering main-main saja. Walaupun demikian karena keangkuhannya tidak pernah dia tampakan perasaanya tersebut. 

-----
Satu minggu berlalu, Arka sudah kembali pulang dari Buah Batu dengan perasaan lumayan baik, karena bisa memainkan alat music tradisional dengan lumayan bagus untuk ukuran pemula, tetapi tentu saja itu bukan seleranya, hanya untuk mendapatkan uang, jenis music apapun ia geluti selagi ada kesempatan, diapun bersekolah, dan dalam liburannya yang tidak sia-sia itu dia dapat bayaran yang lumayan, dan memberi hadiah untuk ibu dan adik-adiknya, Ibu Arka heran kenapa Arka bisa membeli barang dengan harga yagn lumayan tinggi sebagai hadiah, Arka hanya menjawab semua itu pemberian dari temannya yang terlalu baik.

Arka mulai kesekolah, berbeda suasan yang Arka rasakan, saat siswi-siswi menatapi dia dengan tersenyum dan melambai, mantan pacar Arka di sekolah itu juga ikut tersenyum manis ke arah Arka, tidak lama setelah itu Ada seorang guru olahraga menghampiri Arka menepuk punggung Arka.
"Halo Crazy Singer!"  kata Pak Toha.
"Hah.. maksud bapak saya gila?" tanya Arka heran.
"hahaha, Crazy Singer, you are very amazing!"
"Pak Toha kenapa? butuh tolak angin? saya adanya bodrex pak!"
"Crazy Singer, ayo kesini!" kata Pak toha mengeluarkan HP lalu  berfoto bersama Arka.
Arka tercengang tidak megerti.
"Kamu penggemmar Guns N Roses ? sama saya juga suka" Kata Pak Toha
"Iya, emang bapak lihat saya di Festival di Cijerah ya?" tanya Arka.
"Engga saya gak tahu acara yang semacam itu, saya cuman lihat di FB ada Vidio kamu" Kata Pak Toha.
Pak Toha berlalu, karena kesibukannya, sementara gua tentu gak tahu, karena jarang buka FB, paling si Tama yang upload.
"Hay Crazy Singer" Ucap satu kelas pada Arka.
Mereka tersenyum, tapi Arka datar-datar saja acuh tidak peduli.
Arka bergumam "Apaan lagi sih ini, orang-orang, dari jaman gua kelas satukan emang sering lihat gua nyanyi, kaya yang baru lihat gua aja."
"Mungkin karena pas kalau di acara Sekolah gua cuman bawain lagu yang easy listening aja kali ya, ya iyalah kalau gua nyanyi Metal di sekolah yang ada Guru pada murka sama Gua." Arka bergumam dalam lamunan belum terjawab, "tapi tunggu dulu sejak kapan nama Arka jadi Crazy Singer? Anjay!"

"Woy Tama, sejak kapan nama gua jadi orang gila?"
"Cek aja di FB Lu!" kata Tama Singkat sambil terus baca buku.
"HP gua udah ganti Tama, coba pinjem!"
"Bagus dong HP baru lebih cangih high speed pasti di pakai internetan kenceng tuh."
"Ngeledek ya lu Tam, lihat nih HP Gua udah ganti Nokia jadul 3315, Android udah lama gua kasih ke Nyokap karena kasihan dia pengen vidiocall mulu sama Nenek gua yang ada di Buah Batu."
"Haha. itu HP anak bujang kaya gitu amat, peniggalan jaman pra sejarah itu, kirain ganti ke yang lebih bagus."
"Cepat pinjemin gua HP, mau lihat gua."
"Nih"  

Arka membuka HP Tama, sekaligus Akun Tama juga.
Ada yang mengupload tapi bukan Tama ke sebuah Grup FB, nama grup tersebut "Warga Bandung" karena grup itu cukup ramai sehingga Share Postingan cepat sekali menyebar, dengan komentar ribuan, Arka membaca sekilas ada Tagar dan Judul, serta beberapa cuplikan isi artikel
Tagar  : #crazySinger
Judul  :  Anak SMA ikut Festival bawain lagu gila-gilaan,
Isi       : Seorang anak remaja yang  belum diketahui identitasnya itu, memiliki stamina yang bagus, dan suara yang melengking, dan juga dengan wajah tampan, membawakan beberapa lagu legendaris, silahkan lihat videonya untuk menyaksikan aksi gila anak ini #CrazySinger #AnakSMA #SkillInternasional #Viralkan #bantuViralkan. 

Ribuan komentar psitif terpampang tidak sempat di baca Arka.

"Ya elah gini doang bisa jadi Viral ya?, perasaan gua nyanyi puluhan Festival dari dulu gak pernah diginiin sama orang..." kata Arka sambil duduk seperti sultan.
"Iya sekarng kan zamannya diviralin, gak kaya dulu bro!"

Sebenarnya Arka tidak begitu peduli dengan pangilan orang-orang seperti apa yang penting tidak membahayakan dirinya. Arkapun kemudian belajar dengan penuh rasa bingung untuk menagkap pelajaran, wajahnya sudah konsentrasi penuh dan semagat belajar bergejolak tinggi tapi tetap saja bingung. ( Tiap orang punya kelebihan dan kekurangan guys ).

Arka di panggil oleh Pak Firman, Guru Mata Pelajaran Seni Budaya sekaligus pembina ekskul Kesenian.

"Selamat siang Pak Firman!"
"Ya Arka, silahkan duduk Nak!"
"Baik Pak, terimaksih!" Arka duduk dengan gugup.
"Arka minggu kemarin kamu ada di Pestival Music di cijerah itu kan?" Tanya Pak Firman to the point
"Benar Pak, bapak lihat saya di uploadan FB juga?
"Tidak, saya tidak buka FB, saya kemarin jadi panitia disana, lihat kamu langsung."
"Oh, hehe." Arka tidak pandai berbicara dihadapan guru hanya tertunduk kikuk.
"saya ngajar kamu dari kelas satu disini, kamu banyak kemajuan ya!" ucap Pak Firman dengan wajah bangga.
 "terimakasih Pak!"
"Saya mau nawarin kamu buat bantu saya di CJ-Music School, pemilik tempat itu adalah teman saya, apa kamu bersedia?"
"Apa pak?"
Arka bingung dan senang dalam waktu bersamaan, tidak tahu bagaimana caranya pak Firman bisa tiba-tiba bisa ajak dia, padahal banyak anak berbakat yang lain disekitar dia, yang lebih buat Arka deg-degan adalah Pak Firman ini Ayahnya Tiara.

"Iya, nanti ada bayarannya tenang saja!". Pak Firman lanjut bicara setelah melihat Arka hanya mematung dan kebingunga.

"iya saya bersedia pak" Jawab Arka setelah mendenar kalimat uang yang sangat ia butuhkan, Arka sekalang belangsak dan sekaligus merasa tergerak hatinya saat lihat Ibu yang ia sayangi banting tulang sekaligus mengurus adiknya yang lain dalam waktu bersamaan.

"Nanti, kamu kalau pulang sekolah ijin dulu ke orang tua, terus bareng saya ke lokasinya!"
"Baik pak, tapi kenapa bapak ajak saya? anak yang lain bukannya banyak ya pak?"
"Simple aja sih, soalnya kamu kemajuannya pesat tiga tahun ini, jadi saya optimis sama kamu!"
"Makasihh banyak, Pak Firman!"
"Ssama-sama, saya juga terimaksih sama kamu, malam itu antar Tiara pulang, waktu itu istri saya sakit, dan saya sedang ada diluar urus Festival sampai selesai."
Arka kaget dan gugup mendengar orang tua Tiara berterimaksih padanya, padahal dari kemarin Arka sudah melukai hati putrinya Pak Firman itu.
Arka bergumam "Maafkan saya Ayah mertua" 
Author bergumam "Muna Lu, bilangnya gak mau, sekarang bilang Ayah Mertua". Author berlalu dengan senyum jahatnya.

_____


Bersambung



Sepecial Biodata Arka 


Nama Lengkap : Muhammad Arka Pranata
Nama Panggilan : Arka, Aa Arka, ujang Kasep ( By nenek Arka )
Alamat : Cijerah, Bandung
Usia : 17 Awal Episode - 27 Akhir Episode
Keahlian : Vocal, scream, Growl, pig squeals
Kiblat Music : Bless The Fall, Bullet For My Valentine, Bring Me The Horizon
Kiblat Style   : Bless The Fall, A7X
Lagu yang sering di dengar : semua Lagu Guns N Roses , A7X (Semua album )
Lagu yang sering dianyanyikan : Pop, Pop Rock, rock alternatif, hardcore, hard rock ( Sesuai permintaan orang ).
Minuman Favorit : Air Mineral
Makanan Favorit : Makanan tanpa minyak contoh kulub sampeu, hui boled ( Bisi Batuk Entar suara aa Butut katanya )
Type Cewek : Wanita Bertutur Kata Lembut , wanita menggemaskan.
Jabatan : Ketua Fans Club Se Bandung A7X ( kelas 1 s/d kelas 2 ) sekarang Aa Arka Sibuk.


*Karena Arka bekerja dalam bidang menyaynyi, dia bernyanyi mengikuti selera masyarakat, walaupun di list HP-nya Hard Rock, Metalcore atau yang mirip-mirip itu, tapi baginya pendengar adalah Raja, jadi dia sering menyanyi Pop juga.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar